
Lamongan – Guna mewujudkan generasi Qur’ani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar Munaqosyah Tahfizhul Qur’an sebagai bagian dari program unggulan Gerakan Lamongan Menghafal Al-Qur’an (GLMQ). Agenda yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Rabu (25/2/2026), bertepatan dengan 6 Ramadhan 1447 H. Bertempat di ruang pertemuan Madrasah Aliyah (MA) Matholi’ul Anwar, Simo Sungelebak, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Pemkab dan pihak madrasah dalam memperkuat pendidikan religi.
Poin-Poin Utama Kegiatan: (a) Sinergi Pendidikan: Program ini menunjukkan kolaborasi erat antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan keagamaan dalam memantau dan menguji kualitas hafalan para santri/siswa, (b) Uji Kompetensi: Munaqosyah merupakan tahapan ujian untuk mengukur capaian hafalan Al-Qur'an peserta, baik dari segi kelancaran (itqon) maupun tajwid, (c) Momentum Ramadan: Pelaksanaan di awal bulan suci Ramadan menambah kekhusyukan acara, sekaligus menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus menjaga interaksi dengan Al-Qur’an, dan (d) Gerakan Lamongan Menghafal (GLMQ) bukan sekadar program seremonial, melainkan fondasi pembangunan karakter generasi muda Lamongan yang berakhlakul karimah."

Peserta dan Kategori Hafalan

"Secara umum, kualitas para peserta sangat memuaskan dengan tingkat kelulusan yang tinggi serta kelancaran hafalan yang mumpuni. Madrasah ini juga mencatatkan jumlah peserta terbanyak se-Kabupaten Lamongan dengan standar bacaan Al-Qur’an yang baik, sehingga banyak peserta dinyatakan lulus dengan predikat Mumtaz (Istimewa)." Ujar H. Slamet Makruf, M.Ag. Dewan penguji tahfizh dari LPTQ Kabupaten Lamongan.